Diary of an IT Guy #AnakBinus

Build Bridges, not Walls. Collaboration Forever!

Posts Tagged ‘zuhud

Ini bukan nasehat

leave a comment »

“SAYA PIKIR……SAYA PIKIR…

“Saya pikir, hidup itu harus banyak meminta ~ ternyata harus banyak memberi.

Saya pikir, sayalah orang yang paling hebat ~ ternyata ada langit di atas langit.

Saya pikir, kegagalan itu final ~ ternyata hanya sukses yang tertunda.

Saya pikir, sukses itu harus kerja keras ~ ternyata kerja cerdas

Saya pikir, kunci surga ada di langit ~ ternyata ada di hatiku.

Saya pikir, Tuhan selalu mengabulkan setiap permintaan ~ ternyata Tuhan hanya memberikan yang kita perlukan.

Saya pikir, makhluk yang paling bisa bertahan hidup adalah yang paling pintar, atau yang paling kuat ~ ternyata yang paling cepat merespon perubahan.

Saya pikir, keberhasilan itu karena turunan ~ ternyata karena ketekunan.

Saya pikir, kecantikan luar yang paling menarik ~ ternyata inner beauty yang lebih menawan.

Saya pikir, kebahagian itu ketika menengok ke atas ~ ternyata ketika melihat ke bawah.

Saya pikir, usia manusia itu di ukur dari bulan & tahun ~ ternyata di hitung dari apa yang telah dilakukannya kepada orang lain.

Saya pikir, yang paling berharga itu uang & Kekuasaan -emas- permata ~ Ternyata BUKAN juga ……yang paling Penting dan Paling mahal itu “KESEHATAN dan NAMA BAIK”.

Yani Libels, 1964-2015

Written by isal

21 April 2016 at 19:30

Ditulis dalam Power

Tagged with , , ,

Titik Hitam

leave a comment »

Ustadz, Terus terang , saya merasa kehidupan dunia ini hampa, tidak ada yang istimewa dan layak disyukuri. " Seorang lelaki curhat pada Seorang Ustadz

".. Sampai-sampai , saat tidurlah menjadi suatu momen kebahagiaan terindah."

" Saya tidak puas atas apa yang saya miliki, istri, pekerjaan, kehidupan, kemampuan serta fisik yang saya miliki sepertinya tidak sesuai harapan. Saya selalu merasa menjadi orang yang kekurangan di dunia ini. "

"Lalu ? " Ustadz dengan peci haji dikepalanya hanya tersenyum dan mendengarkan keluhan lelaki ini

" Semakin kuat saya berusaha untuk merubah keadaan, yang saya terima adalah semakin banyak kekecewaan. " Katanya menunduk

"Ya…aku mengerti apa yang kau alami, itu manusiawi.. " Kata Ustadz tersenyum. " sekarang aku akan ambil satu kertas putih kosong dan aku tunjukkan padamu … nah, apa yang kamu lihat ? "

"Aku tidak melihat apa-apa… semuanya putih," jawab lelaki itu.

Sambil mengambil spidol hitam dan membuat satu titik ditengah kertasnya Lelaki berpeci putih itu berkata, "Nah.. sekarang aku telah beri sebuah titik hitam diatas kertas itu, sekarang gambar apa yang kamu lihat?".

"Saya melihat satu titik hitam, tadz "

"Pastikan lagi !", timpal Ustadz.

"titik hitam ! ", Jawabnya yakin.

"Sekarang aku tahu penyebab masalahmu. Kenapa engkau hanya melihat satu titik hitam saja dari kertas tadi? cobalah rubah sudut pandangmu,

Menurutku yang kulihat bukan titik hitam tapi tetap sebuah kertas putih meski ada satu noda didalamnya, aku melihat lebih banyak warna putih dari kertas tersebut sedangkan kenapa engkau hanya melihat hitamnya saja dan itu pun hanya setitik ?". Jawab lelaki berpeci putih.

"Sekarang mengertikah kamu ? Dalam hidup, bahagia atau tidaknya hidupmu tergantung dari sudut pandangmu memandang hidup itu sendiri, jika engkau selalu melihat titik hitam tadi yang bisa diartikan kekecewaan, kekurangan dan keburukan dalam hidup maka hal-hal itulah yang akan selalu hinggap dan menemani dalam hidupmu ..

"Cobalah fahami, bukankah disekelilingmu penuh dengan warna putih, yang artinya begitu banyak anugerah yang telah diberikan oleh Alloh kepada kamu, kamu masih bisa melihat, mendengar, membaca, berjalan, fisik yang utuh dan sehat, anak yang lucu-lucu dan begitu banyak kebaikan dari istrimu daripada kekurangannya, berapa banyak suami-suami yang kehilangan istrinya ?

Juga begitu banyak kebaikan dari pekerjaanmu di lain sisi banyak orang yang antri dan menderita karena mencari pekerjaan. Begitu banyak orang yang lebih miskin bahkan lebih kekurangan daripada kamu, kamu masih memiliki rumah untuk berteduh, aset sebagai simpananmu di hari tua, tabungan , asuransi dan teman-teman yang baik yang selalu mendukungmu. Kenapa engkau selalu melihat sebuah titik hitam saja dalam hidupmu ?"

betapa mudahnya melihat keburukan orang lain, padahal begitu banyak hal baik yang telah diberikan orang lain kepada kita…

betapa mudahnya melihat kesalahan dan kekurangan orang lain, sedangkan kamu lupa kelemahan dan kekurangan diri kita..

betapa mudahnya menyalahkan dan mengingkari- Nya atas kesusahan hidupmu, padahal begitu besar anugerah dan karunia yang telah diberikan oleh-Nya dalam hidup kita…

betapa mudahnya menyesali hidup kamu padahal banyak kebahagiaan telah diciptakan untuk kamu dan menanti kamu..

"Mengapa kamu hanya melihat satu titik hitam pada kertas ini? PADAHAL SEBAGIAN KERTAS INI BERWARNA PUTIH ?, sekarang mengetikah engkau?", ucap ustadz

"Ya saya mengerti. Betul, ini tetap kertas putih.. hanya saja ada titik kecil hitam ditengahnya", Ucap lelaki cerah

Written by isal

2 April 2014 at 03:57

Setiap jiwa itu pasti diuji…

leave a comment »

Kerendahan hati teruji saat kita di puncak, rasa jumawa akan menjadi satu ujiannya…
Kebesaran jiwa teruji saat kita menghadapi dan melewati konflik-konflik panjang…
Ketegaran iman diuji saat berada di tempat sepi dirayu berzina oleh wanita cantik dan berharta…
Prinsip dan integritas teruji saat duit yg bukan hak Kita ditaruh di atas meja Kita…

Kekerdilan jiwa menemukan momentum nya saat kita merasa di bawah,
Syukur atas nikmat potensi diri menemukan ujian nya saat kita tak lagi sanggup memikul cita2 besar
Zuhud baru teruji dan terbukti saat kita kaya raya berkelimpahan…
Istiqomah menemukan ujiannya ketika kita merasa bosan-jumud-galau..
Ketulusan iman diuji saat kita dalam kesendirian…
Keikhlasan akan terus diuji hingga ajal menjelang…

Written by isal

12 September 2013 at 11:50

SYUKUR menjadikan kita Bahagia

leave a comment »

KESULITAN SEBESAR APA PUN AKAN TERASA WAJAR bagi jiwa yang tetap melebihkan syukur daripada mengeluh.

Karena, bukan kebahagiaan yang menjadikan kita bersyukur, tetapi bersyukurlah yang menjadikan kita berbahagia.

Jiwa yang malas, tetap tersesat walau pun sudah sampai.
Jiwa yang tamak, tetap mengeluh di atas kekayaan.

Jiwa yang bersyukur, akan berbahagia bahkan di atas masalah.

SYUKUR ITU AJAIB.

Written by isal

22 Maret 2013 at 08:07

Berangkatlah…

leave a comment »

Berangkatlah, pasti engkau akan mendapatkan ganti untuk semua yang engkau tinggalkan.

Bersusah payahlah sebab kenikmatan hidup didapat dalam kerja keras. Ketika air mengalir, ia akan menjadi jernih dan ketika berhenti ia akan menjadi keruh.

Sebagaimana anak panah, jika ia tak meninggalkan busurnya, tak akan mengenai sasaran. Biji emas yang belum diolah akan sama dengan debu di tempatnya. Maka ketika orang berangkat dan bekerja, dia akan mulia seperti bernilainya emas.

( Imam Asy Syafi’I)

Written by isal

20 Februari 2013 at 11:01

Ditulis dalam Power

Tagged with , , , , , , ,

Sebuah wasiat yang powerfull dari sosok yang sederhana

leave a comment »

Wasiat yang powerfull dari salah seorang sahabat nabi Umar bin Khattab seorang sosok yang sederhana (zuhud) sebelum kematiannya:

  1. Jika engkau menemukan cela pada seseorang dan engkau hendak mencacinya, maka cacilah dirimu. Karena celamu lebih banyak darinya.
  2. Bila engkau hendak memusuhi seseorang, maka musuhilah perutmu dahulu. Karena tidak ada musuh yang lebih berbahaya terhadapmu selain perut.
  3. Bila engkau hendak memuji seseorang, pujilah Allah. Karena tiada seorang manusia pun lebih banyak dalam memberi kepadamu dan lebih santun lembut kepadamu selain Allah.
  4. Jika engkau ingin meninggalkan sesuatu, maka tinggalkanlah kesenangan dunia. Sebab apabila engkau meninggalkannya, berarti engkau terpuji.
  5. Bila engkau bersiap-siap untuk sesuatu, maka bersiaplah untuk mati. Karena jika engkau tidak bersiap untuk mati, engkau akan menderita, rugi ,dan penuh penyesalan.
  6. Bila engkau ingin menuntut sesuatu, maka tuntutlah akhirat. Karena engkau tidak akan memperolehnya kecuali dengan mencarinya.

Taken from: http://id.wikipedia.org/wiki/Umar_bin_Khattab

Written by isal

4 September 2012 at 09:50

Ditulis dalam Power

Tagged with , , , , , , ,

Harga sebuah jiwa

with one comment

‎​
Jangan tentukan harga dirimu, kecuali dengan surga. Jiwa orang yang beriman itu mahal, tapi sebagian dari mereka justru menjualnya dengan harga yang murah.
(Hasan Al-Bashri, ulama zuhud)

Written by isal

18 November 2011 at 16:04

Ditulis dalam Power

Tagged with , , , ,

%d blogger menyukai ini: