Diary of an IT Guy #AnakBinus

Build Bridges, not Walls. Collaboration Forever!

Posts Tagged ‘vmware

Mengubah Datastore Directory di WMWare Server

leave a comment »

Mungkin anda saat ini masih menggunakan VMWare Server 2.0 untuk menghost operating system sebagai VM guest.

Dan ingin memindahkan defalut datastore directory misal karena hardisk tempat bersemayam VM yang exsiting sudah hampir penuh.

Oleh karena itu mau gak mau VM-VM tersebut harus dipindah ke drive yang lebih lega. Caranya adalah sbb (khsuus di lingkungan windows):

  1. Remove VM yang existing live via VMWare Webadmin console. Ingat jangan pilih opsi delete
  2. Matikkan dulu service WM di ms dos promt (CMD) dengan mengetiikan perintah: net stop VMwareHostd
  3. Edit file datastore.xml yang berada biasanya di folder C:\Documents and Settings\All Users\Application Data\VMware\VMware Server\hostd\ atau secara relatif ada di folder %allusersprofile%\VMware\VMware Server\hostd\
  4. Ubah baris yang ada tags <path>D:VMWare</path> ke directory baru yang mana hardisknya lebih lega. Misal ke F:\WMWare
  5. Nyalakan service WM dengan mengetikkan perintah di ms dos prompt: net start VMwareHostd
  6. Copy-kan file VM yang exisitng ke folder baru
  7. Lakukan proses Add datastore di Vmware Webadmin console
  8. Done

HTH

Written by isal

6 Juni 2014 at 10:31

Buku Bagus untuk Yang ingin mempelajari apa itu teknologi virtualiasasi/Cloud computing

leave a comment »

Written by isal

2 September 2013 at 13:21

Ditulis dalam Computer Networking

Tagged with , , , ,

Be Careful using Windows Server Backup on Windows Server 2008

leave a comment »

guys.. hati-hati ya dalam menggunakan fitur Windows Server Backup (WSB) di Windows Server 2008. Fitur tersebut bener-bener beda banget dengan fitur NTBackup yang sudah kita pakai sejak generasi WIndows server 2000 sampai server 2003. Widnows Server Backup bawaan 2008 lebih mengarah ke backup dengan teknologi IMAGING. jadi Full nge-Image Partisi hardisk yang hendak dibakup. So far saya sudah ubek-ubek dan belum lihat opsi untuk mem-backup folder mana saja yang ingin dibackup.

Dan please hati-hati dalam memabca opsi-opsi yang diberikan karena kalau tidak hati-hati efeknya bisa blunder. Malam ini tadinya saya mau backup yang driver C:\ saja  dengan destination backup di drive D:\. Eh gak ada ujan gak ada angin pas step terakhir si WSB melakukan operasi format drive D:\ dan pas klik opsi terakhir tersebut gak ada warning  bahwa proses tersebut bisa mengancurkan data yang ada di drive D:\ seperti halnya kalau kita nge-format drive yang ada di windows XP/2003.

Udah kadung di klik dan buru-buru mau di-cancel eh gak ada opsi untuk cancel. Akhirnya gw harus mengorbankan data yang ada di drive D:\ hancur keformat. Padahal data yang ada di drive D:\ tersebut berisi file-file image untuk VMWare. Astagfirullah …. Semua file image virtual server ilang semua… 😦

Berikut link artikel terang Windows Server backup

  1. Hands On: Backup and Restore in Windows Server 2008
  2. Should You Use Windows Server Backup?
  3. Backup and Recovery Issues with Windows Server 2008
  4. Bare-metal restore of Windows Server 2008 to new hardware, using Windows Server Backup

Written by isal

25 November 2008 at 00:24

Maenan Baru: VMWare Server 2.0

with 3 comments

Beberapa minggu ini saya lagi intens dengan maenan baru yakni:

  • Server baru. Meskipun rakitan tapi saya coba server ini dijadiin storage server untuk nampung backup file2 user. Juga untuk nampung file backup-an fileserver dan mail server. Speksnya Intel Core2Duo E7200, RAM 6 GB, hardisk 3 x 1 TB, casing enlight dan OS pake Windows Server 2008 64 bit. FYI meskipun rakitan yach saya coba ini dijadikan storage server walaupun dgn budget kantor pas-pasan dan harga terjangkau (sekitar Rp.20 juta-an include O/S). Kalau storage server beneran (branded) kayak IBM atau HP untuk kapasitas 1 TB bisa nyampe USD 22.000. Liat di sini
  • Daripada server tersebut mubazir buat cuman storage doank, saya ambil inisiatif untuk dijadikan Virtual machine (VM) server juga. Ada dua kandidat sih yang ingin dipakai yakni Microsoft Hyper-V atau VMware Server 2.0. Tapi karena saya sudah terbiasa dengan VMWare yah saya coba pasang VMWare Server 2.0 di server tersebut.
  • Di VM Ware server tersebut saya sudah migrasikan server intranet kantor ke virtual. So far berjalan denganlancar. Lumayan hemat listrik dan hemat pendinginan AC.
  • Juga saya sudah coba buat bikin simulasi backup restore windows server 2003 di virtual machine dan wow it works. Tadinya bingung dan gak PD mau simulasi backup restore terutama mail server karena gak ada medianya. Ada dua cara yang dilakukan untuk convert P2V yakni dengan menggunakan VMWare Converter dan satu lagi dengna coba live install OS dari awal di VM.

Demiian laporannya nanti disambung lagi.

Written by isal

22 November 2008 at 00:39

Bermain Virtualisasi

with 2 comments

Mengingat tahun ini gaung virtualisasi di dunia IT semakin membesar dan ditunjang oleh dukungan teknologi virtualisasi yang semakin ekonomis harganya atau bahkan gratis, maka saya mencoba untuk melakukan experimen virtualisasi operating system lain sehingga berjalan di windows XP yang saya gunakan.

OK saya coba teknologi software virtualisasi yang ditawarkan oleh VMware namanya yakni VMWare server. Software ini gratis dan dapat anda download di www.vmware.com

saya tidak mengerti kenapa vmawre server ini jadi gratis sedangkan vmware workstation harus bayar padahal fitur2nya hampir mirip. Bisik2 sih katanya vmware gakmau terancam pangsa pasarnya sebagai #1 virtualization vendor in the world (85%) gara-gara digoyang oleh Microsoft yang sudah mulai serius menggarap pasar virtulaisasi dengan mengeluarkan Microsoft Virtual Server yang gratis.

So sekarang lagi diadu untuk menerapkan standard virtulisasi softwre ke depan seperti apa. Siapakah yang menang Vmware atau Microsoft? we’ll see..

Ok balik lagi, Setelah Anda download, Anda diharuskan untuk meminta serial number untuk digunakan di software tersebut. Isilah form S/N request dan setelah disubmit nanti akan digenerate serial number untuk Anda untuk Anda masukkan ketika proses instalasi berlangsung. Ingat jgn lupa simpan baik-baik S/N ini agar suatu waktu perlu tinggal diakses lagi.

Ada prayarat yang musti Anda penuhi untuk mencoba virtual machine :

  1. Processor harus kuat. Minimal Pentium 4
  2. Memory harus OK. Minimal 1 GB
  3. Hardisk juga harus besar ntuk menampung image dari virtual OS yang kita instal
  4. PC anda harus punya LAN Card-nya

Nah untuk mencoba os lain misal linux Ubuntu shg bisa jalan berbarengan dengan
windows XP yang sedang Anda pakai ya Anda tinggal masuk ke VMware Console dan klik menu New Virtual Machine dan ikuti step by step-nya. Jgn lupa masukan CD installer linux Ubuntu Anda ke CDrom sehingga nanti si VMware akan melakukan proses instalasi ke virtual machine. berikut adalah screenshot hasil instalsi virtual machine Ubuntu 8 di windows XP saya:

Baca entri selengkapnya »

%d blogger menyukai ini: