Diary of an IT Guy #AnakBinus

Build Bridges, not Walls. Collaboration Forever!

Posts Tagged ‘Server

Mengganti Hardisk yang Bad di HP Storageworks x1400 G2

leave a comment »

Baru punya server storage tipe combo (paket ekonomis) merk HP Storage Server x1400 G2 dengan 4 bay hard drive masing-masing 2 TB. Dipasang di mode RAID-5. Setelah running 1,5 tahun ternyata dua hari lalu ketahuan ada hardisk di bay #3 rusak (indikator led merah).

Kontak pihak reseller melaporkan kerusakan server ini dan setelah dicek ke HP ini server masih dalam carepack garansi. Ya sudah setelah itu pihak HP akan mengirimkan hardisk garansi. Tanya sana-sini dan juga tanya di forum HP, ternyata untuk ganti hardisk yang rusak bisa lakukan dengan mode hotswap yakni dalam keadaan mesin nyala.

Ya sudah hari ini pihak HP mengirimkan teknisinya untuk ganti ini hardisk. Tidak lebih dari 5 menit, cabut hardisk lama terus pasang hardisk baru, kemudian cek di HP ACU terlihat proses rebuilding RAID berjalan dengan lancar.

Alhamdulillah..

Moral Story:
– Sebelum dilakukan pergantian hardisk ada baiknya backup dulu keseluruhan system atau file yang ada di server. Untuk jaga-jaga ja menghindari failed jika proses rebuilding RAID failed

– Bagi Anda yang punya server di kantor, jangan lupa agar server Anda masih dalam kondisi warranty. Kalaupun sudah mau expire harus cepat-cepat beli carepack-nya untuk jaga-jaga jika server rusak kita tidak berabe untuk mendapatkan support maupun sparepart.

Hope this helps!

Written by isal

29 November 2013 at 13:30

Tips dalam membeli server untuk IT pemula (khususnya IBM)

with 41 comments

Mungkin diantara Anda yang baru bergelut di bidang IT dan bisnis kantor Anda memerlukan solusi server untuk operasional bisnis Anda. Misal kantor Anda mau bikin:

– Mail server
– Database Server
– Application Server

Nah Anda sih bisa memilih apakah mau server rakitan atau server branded (IBM, HP, Fujitsu, DELL). Untuk yang sering ngoprek dan budget terbatas mungkin lebih prefer pake server rakitan. Namun ada juga yang berpikir memilih server branded dengan alasan realilitas dan scalabilitas.

Pengalaman yang hendak saya share disini adalah mengenai pemilihan server branded yang biasa saya beli yakni IBM. Setelah dipilah dan dipilih sesuai dengan speks dan isi budget beberapa speks yang saya pilih adalah

1. IBM System x3400 (Untuk fileserver & BES)
2. IBM System x3250 (untuk DC dan Mail server).

Namuns sayang setelah order server tersebut, pengalaman beli dari beberapa authorized reseller, setelah kita kirim PO dan bayar kemudian barang dikirim, pihak reseller umumnya tidak memeberikan edukasi singkat mengenai operasional pemakaian dan instalasi server tersebut. Jadi pihak reseller cuman bisanya jual doank. titik.

Misal contoh sederhana yang jarang mereka terangkan ke konsumen (padahal ini penting) :

  1. Cara set up RAID (Pake IBM Server Guide)
  2. Cara masang software monitoring (Serveraid manager, Megaraid Storage Management, IBM System Director).
  3. Cara memanfaatkan fitur Predictive Failure Analysis (FPA) sebagaimana digembar-gemborkan di iklan.
  4. Cara troubleshooting (pake Dynamic System Analysis – DSA)
  5. Cara melaporkan kerusakan dan order part ke IBM (part number, FRU number)

Pihak reseller juga suka lupa untuk memberikan penwaran perpanjangan warranty jika server ini sudah abis masa waranty-nya.

Disarankan para konsumen dalam membeli server untuk tetap kritis terhadap ke-5 point di atas.

Mudah-mudahan pihak IBM bisa mendengar keluhan ini sehingga bisa menata pihak reseller/distributor agar tugas mereka bukan hanya jualan saja tapi juga kasih edukasi yang bener thd konsumen.

Balada Seorang IT

with one comment

High Risk High Gain
begitulah orang bilang akan suatu pekerjaan yang menantang
Semakin besar resikonya semakin besar juga uang yang didapat
Ah benarkah seperti itu?

Ya memang ada benarnya
Tapi gak bisa digeneralisir seperti itu

kadang dalam pekerjaan yang digeluti
aku merasa begitu kesepian
Setiap hari berkutat dengan server-server terus
sedangkan kerjaan ini selalu dilakukan seorang diri

setiap bangun tidur selalu ingat kantor
buka blackberry
apakah ada masalah dengan server
apakah server down?
apakah backup berjalan sempurna?
apakah storage masih mencukupi?
apakah virus bergentanyangan
apakah email diblok ama spamhaus dan barracuda network?

pernah suatu malam di hari libur
si bos gak bisa kirim email
kepaksa buka selimut harus ke kantor
eh ternyata server nge-hang gara-gara AC ruang server gak dingin
wah untung cepat ditangani

selain itu si bos kirim email sangat besar
lebih dari 50 MB
wahh ini juga yang bikin hang
mana mungkin blackberry nerima email segede bagong begitu
anehnya padahal quota max send size dibatasi ke 15 MB
yah malam itu masalah selesai jam setengah tiga pagi senin dinihari

Amanah ini memang cukup besar
bos tidak mentolerir server apalagi email down
apalagi blackberry harus selalu on
klien is the firts priority
semakin cepat respons
klien semakin senang..
uang pun mengalir dengan tenang…

ah begitulah nasib seorang IT
tapi beruntung juga ya dibandingkan dengan bos
orang IT masih bisa tidur at least 5 jam sehari
sedangkan bos tidurnyapaling 2 jam sehari
ada di kantor ada di mobil
pantesan dia mendapatkan gain yang berlimpah

sedangkan kita?
males memang selalu menjadi tabir yang harus didobrak
hayoooohh jgn malesss…
lawan…

Written by isal

19 Juni 2008 at 16:38

Ditulis dalam Obrolan, Power

Tagged with , , , , , , ,

Pasang Server Baru

with 2 comments

Karena di kantor ada server yang sudah cukup udzur (jalan 24×7) sejak tahun 2003 dan setelah dicek ternyata heatsink chipsetnya sudah lepas dana ada salah satu kapasitornya yang pecah maka diambilah keputusan untuk meremajakan server tsb (IBM x-Series 205) dengan server yang fresh.

Setelah memilah dan memilih baik dari sisi fitur (dan harga tentunya), maka pilihan jatuh ke HP Proliant ML110. Tadinya mau pilih IBM System x3105-52B , tapi aku lebih cendrung pilih yang berprocessor Intel (Xeon) dibanding AMD (Opteron) karena Intel umumnya lebih dingin dibanding AMD.

Kebetulan sistem operasi yang berjalan untuk server tersebut adalah Linux jadi gak perlu ribet-ribet lagi ngurus lisensinya kalau ganti hardware. Alhamdulillah.

Berikut adalah screenshot server tsb:

Design Casingnya memang lebih stylish dibanding IBM namun ternyata tidak ada hotswap-nya. Yay!

Baca entri selengkapnya »

Written by isal

8 April 2008 at 04:35

%d blogger menyukai ini: