Diary of an IT Guy #AnakBinus

Build Bridges, not Walls. Collaboration Forever!

Posts Tagged ‘integritas

Setiap jiwa itu pasti diuji…

leave a comment »

Kerendahan hati teruji saat kita di puncak, rasa jumawa akan menjadi satu ujiannya…
Kebesaran jiwa teruji saat kita menghadapi dan melewati konflik-konflik panjang…
Ketegaran iman diuji saat berada di tempat sepi dirayu berzina oleh wanita cantik dan berharta…
Prinsip dan integritas teruji saat duit yg bukan hak Kita ditaruh di atas meja Kita…

Kekerdilan jiwa menemukan momentum nya saat kita merasa di bawah,
Syukur atas nikmat potensi diri menemukan ujian nya saat kita tak lagi sanggup memikul cita2 besar
Zuhud baru teruji dan terbukti saat kita kaya raya berkelimpahan…
Istiqomah menemukan ujiannya ketika kita merasa bosan-jumud-galau..
Ketulusan iman diuji saat kita dalam kesendirian…
Keikhlasan akan terus diuji hingga ajal menjelang…

Written by isal

12 September 2013 at 11:50

Beda “Perusahaan” Kaya dengan “Orang” Kaya

with 2 comments

Kata “Kaya” semakin banyak digunakan para motivator. Demikian juga buku-buku motivasi. Sayang sekali bila mereka menyamakan sukses dengan kaya, dan kaya adalah tujuan dalam melakukan apa saja, ya berwirausaha, ya berpolitik. Bahkan berbagi pun ditujukan agar mendapat imbalan, “kembalian yang lebih besar dari Allah”. Mari kita buka fakta-fakta berikut ini.

Kaya Raya, Banyak Harta
Ustad Jaya Komara, tewas di sel tahanannya setelah ditangkap 2 bulan lalu di sebuah hotel melati di Purwakarta. Ustad Jaya adalah wirausaha sukses yang kaya raya. Kekayaannya diduga polisi sebesar Rp. 6 trilyun, berasal dari 125.000 orang nasabah Koperasi Langit Biru. Caranya "sangat cerdas", yaitu menawarkan cara cepat kaya dengan metode money game. Menurut polisi, Ia memiliki banyak tanah dan sawah dan saat ditangkap sedang bersama istri mudanya.

Kedua, Inong Melinda Dee juga dikenal sebagai perempuan kaya saat bekerja di Citi Bank – Jakarta. Walaupun posisinya hanya Relationship Manager, ia bisa memiliki suami siri berusia baya dan membelikan mobil-mobil mewah (Ferrari Scuderia, Ferrari California dan Hummer) untuk suami barunya itu. Di luar, suami baru itu mengaku sukses berwirausaha. Saya sempat heran saat mendengar seorang "motivator" menyebutkan itulah bukti kerja cerdas. Belakangan kita semua mengetahui, kekayaan itu hanya dapat diperoleh melalui jurus membobol rekening nasabah Citibank. Malinda divonis 8 tahun penjara.

Orang kaya ketiga kasusnya juga tengah bergulir di pengadilan. Ia adalah perempuan terkaya Indonesia versi majalah Forbes (no 13). Tahun ini Forbes menobatkan suaminya sebagai orang kaya no 14 dengan kekayaan $1,5 miliar. Mereka berpindah-pindah partai politik, mengikuti siapa pemenangnya dan selalu menjadi elite partai. Saat ditangkap ia datang dengan kursi roda, mengaku sakit, dan menangis terisak-isak. Melihatnya saja miris. Publik pun terbelah, antara tidak percaya dan menyumpahinya. Saat dokter KPK memeriksa, tak ditemukan gejala sakit, ia pun menjadi tahanan KPK. Orang yang sudah muak melihat korupsi di negri ini bilang itu adalah akal-akalan koruptor yang selalu menghindar pemanggilan dengan berpura-pura sakit. Saya kira tahu siapa yang saya maksud, Googling saja, ia adalah konglomerat yang gemar muncul di televisi.

Apa yang dapat kita pelajari dari fakta-fakta itu? Semuanya berasal dari kegairahan tak terbatas mengejar kekayaan, banyak uang, lalu berkuasa. Orang seperti ini biasanya tak pernah puas. Seperti judul sebuah buku yang saya temui di seksi buku inspiratif yang berjudul "Kaya Raya, Banyak Istri Masuk Sorga". Kalau sesuatu tak bisa dibeli, ya dirampas. Supaya jalan mulus, pejabat pun dibeli. Pensiunan orang kuat pun ditaruh dalam struktur organisasi. Semuanya dimulai dari niat awal seseorang berusaha atau berbuat. Ketika kewirausahaan bukan menjadi tujuan, melainkan alat, yaitu alat menjadi kaya, bacaan-bacaannya pun adalah buku jalan pintas yang ada kata-kata “kaya”nya. Mereka tak perlu tenaga ahli, yang diperlukan adalah orang yang mau menjalankan mau mereka.

Perusahaan Kaya
Sekarang mari pelajari apa bedanya mereka dengan “perusahaan” kaya. Perusahaan mencerminkan karakter pembangunnya. Orang bisa saja kaya dari perusahaannya, tetapi kaya bukanlah tujuannya. Kaya adalah akibat dari pemberian Tuhan, kerja keras yang cerdas, disiplin diri dan tentu saja berasal dari kepercayaan.

Diantaranya saya menemukan perusahaan yang orang-orangnya tidak dikenal sebagai pengusaha kaya. Nama mereka jarang disebut-sebut. Ambil saja contoh Astra Internasional Tbk yang pertengahan tahun ini mengumumkan keuntungannya ( 6 bulan pertama ) sebesar 9,7 trilyun rupiah dan memperkerjakan 176.000 orang karyawan. Kalau digabung dengan anak-anak peruahaannya, nilai kapitalisasi pasar Astra mencapai 14 % dari seluruh perusahaan yang tercatat di bursa efek Indonesia.
Baca entri selengkapnya »

Written by isal

5 Oktober 2012 at 09:21

%d blogger menyukai ini: