Diary of an IT Guy #AnakBinus

Build Bridges, not Walls. Collaboration Forever!

Posts Tagged ‘foke

Ganti gubernur, jakarta masih macet

leave a comment »

Location: Jl. Prof Dr. Satrio, Jakarta.

Question: kenapa penguasa terdahulu bego bgt pikirannya. Kenapa bangun jalan layang? Kenapa tidak dibangun monorail atau MRT di sepanjang kampung melayu ke tenabang? Mungkin jawabannya karena utk persiapan pemilu atau ngejar fee proyek yg jumlahnya milyaran. Ahhhhh su’udzon lg…

Solusi: Naek ojeg (mahal)

Written by isal

31 Oktober 2012 at 17:33

Ditulis dalam Indonesiana

Tagged with , , , , ,

Keberpihakan Mainstream Media di Pilgub DKI 2012

with one comment

Saya sih gak mendukung salah satu cagub dan gak peduli siapa yang jadi gubernur nanti, namun saya lihat pengaruh keberpihakan mainstream media cukup besar terhadap salah satu cagub DKI. Secara statistik dan kasat mata ini gambarannya (Anda bisa cek dan re-check sendiri):

  1. Detik.Com : isi pemberitaannya lebih memihak pencitraan Cagub JOKOWI-AHOK. Media DetikCom cukup vulgar memihak JOKOWI-AHOK di pilgub ini.
  2. Kompas : isi pemberitaannya lebih berat ke cagub JOKOWI-AHOK. Media Kompas tidak begitu vulga memihak JOKOWi-AHOK namun dia elegan. Elegan memuji FOKE-NARA namun ujung-ujungnya mengg-getok FOKE
  3. Inilah.Com : Lebih memihak FOKE-NARA dan memojokkan JOKOWI-AHOK

Jika Anda masih ragu dengan analisis saya, Coba Anda hitung sendiri deh secara statistik isi pemberitaan media-media di atas lebih condong dan berat ke mana…

Moral Story:

  • Pencitraan politik bisa dipesan dan sudah masuk ke konglomerasi media..
  • Gak ada itu media yang 100% independent coz semuanya juga bisa dipesan dengan kepentingan terselubung alias UUD (ujung-ujungnya duit)..
  • Wartawan adalah manusia biasa bukan malaikat. Bisa aja kemasukan setan lewat berbagai macam gratifikasi dari orang yang diberitakan. Oknum kabiro pemberitaan di setiap daerah umumnya banyak menikmati amplop ataupun gratifikasi dari pejabat daerah seperti gubernur atau walikota.

Written by isal

20 September 2012 at 12:21

Sarana Transportasi Publik Jakarta yang tidak ber-prikemanusiaaan & Melanggar HAM

leave a comment »

Lihatlah Jakarta sekarang sudah ekstrim berubah dibandingkan dengan Jakarta 5 tahun yang lalu. Kemacetan sungguh menggila. Rakyat sudah tidak ada pilihan lagi selain musti bawa kendaraan pribadi karena sarana transportasi publik yang sangat buruk, tidak nyaman dan boros. Sehingga jangan salahkan rakyat jika mereka lebih memilih membeli motor dibanding menggunakan sarana transportasi publik seperti metronini, kopaja atau busway sekalipun.

Kasihan para Ibu-ibu, kaum wanita dan masyasrakat kalangan menengah ke bawah yang menggunakan angkutan umum dimana mereka pasti setiap hari serasa berada di  neraka kemacetan yang melelahkan dan bikin emosi naik.

Kemacetan disebabkan oleh akibat pemerintahan yang korup! Pemerintah lebih mengutamakan pembagunan jalan tol/jalan layang dibanding membangun Mass Rapid Transportation (MRT) seperti monorel, kereta api bawah tanah ataupun kereta api multitrack.

Membangun pingin enaknya aja dan pragmatis. Mungkin saja ada kongkalikong/lobby antara si pemberi utang misal investor asing (e.g Jepang, IMF, World Bank) dengan pemerintah dimana agar supaya industri otomotif mereka laku dan terus membuat rakyat addicted menggunakan mobil/motor. So MRT dibiarkan terbengkalai. Lihat saja investor asing berani gelontorin utang buat PT Jasa Marga untuk bikin banyak jalan tol. Lah bikin jalan kereta api kemana??

Mudah-mudahan para koruptor, para perampok, para oligarkhi politik dan para pemburu rente bisa hilang di negeri ini. Wallahu ‘alam…

Written by isal

30 November 2010 at 08:49

Bang Foke: serahkan pada ahlinya! Ahli ngeles…

leave a comment »

Tiga tahun jakarta dibawah kepemimpinan bang foke:

  • mall semakin bertambah: gandaria city, senayan city, taman ria city,dll. Tiap abis ujan selalu banjir di dkt gandaria city. Ini empang atau jalan!
  • mobil motor makin tumplek di jakarta
  • macet merajalela krn rakyat tidak ada pilihan lain selain musti pakai kendaraan pribadi
  • busway terbengkalai  dan fasilitasnya byk yg rusak.
  • monorail mandek
  • foto billboard foke di mana-mana. Tak sebanding dgn hasil kerjanya
  • foke resmi masuk partai demokrat. Wew berapa ya bang foke bayar upeti masuk partai?
  • banjir udah langganan di jalanan Jakarta. Namun foke berdalih “Jakarta cuman tergenang..”. Ini gelar doktornya pantas diragukan..

Kesimpulan : Leadership dan kemampuan lobby  serta integritas & trasparansi dalam memimpin serta mental sebagai pelayan masyarakat — sangat kuat diperlukan untuk memimpin Jakarta. Dan sudah 3 tahun lebih foke gagal dalam memimpin Jakarta karena lemahnya aspek leadership tadi.

Written by isal

15 Oktober 2010 at 23:14

%d blogger menyukai ini: