Diary of an IT Guy #AnakBinus

Build Bridges, not Walls. Collaboration Forever!

Posts Tagged ‘fauzi bowo

Posko pengaduan jalan rusak Dinas PU DKI

with 13 comments

Dapat info dari tweeter @lewatmana. So jika Anda di jalan menemukan jalan rusak dan sangat membahayakan. Segera lapor ke nomor telepon di bawah ini:

@JakartaGoID: Info Posko Pengaduan Jalan Rusak DPU Pemprov DKI Jakarta: 021-3844444. (via @estinu1278)

Written by isal

13 Januari 2012 at 19:29

Sarana Transportasi Publik Jakarta yang tidak ber-prikemanusiaaan & Melanggar HAM

leave a comment »

Lihatlah Jakarta sekarang sudah ekstrim berubah dibandingkan dengan Jakarta 5 tahun yang lalu. Kemacetan sungguh menggila. Rakyat sudah tidak ada pilihan lagi selain musti bawa kendaraan pribadi karena sarana transportasi publik yang sangat buruk, tidak nyaman dan boros. Sehingga jangan salahkan rakyat jika mereka lebih memilih membeli motor dibanding menggunakan sarana transportasi publik seperti metronini, kopaja atau busway sekalipun.

Kasihan para Ibu-ibu, kaum wanita dan masyasrakat kalangan menengah ke bawah yang menggunakan angkutan umum dimana mereka pasti setiap hari serasa berada di  neraka kemacetan yang melelahkan dan bikin emosi naik.

Kemacetan disebabkan oleh akibat pemerintahan yang korup! Pemerintah lebih mengutamakan pembagunan jalan tol/jalan layang dibanding membangun Mass Rapid Transportation (MRT) seperti monorel, kereta api bawah tanah ataupun kereta api multitrack.

Membangun pingin enaknya aja dan pragmatis. Mungkin saja ada kongkalikong/lobby antara si pemberi utang misal investor asing (e.g Jepang, IMF, World Bank) dengan pemerintah dimana agar supaya industri otomotif mereka laku dan terus membuat rakyat addicted menggunakan mobil/motor. So MRT dibiarkan terbengkalai. Lihat saja investor asing berani gelontorin utang buat PT Jasa Marga untuk bikin banyak jalan tol. Lah bikin jalan kereta api kemana??

Mudah-mudahan para koruptor, para perampok, para oligarkhi politik dan para pemburu rente bisa hilang di negeri ini. Wallahu ‘alam…

Written by isal

30 November 2010 at 08:49

Bang Foke: serahkan pada ahlinya! Ahli ngeles…

leave a comment »

Tiga tahun jakarta dibawah kepemimpinan bang foke:

  • mall semakin bertambah: gandaria city, senayan city, taman ria city,dll. Tiap abis ujan selalu banjir di dkt gandaria city. Ini empang atau jalan!
  • mobil motor makin tumplek di jakarta
  • macet merajalela krn rakyat tidak ada pilihan lain selain musti pakai kendaraan pribadi
  • busway terbengkalai  dan fasilitasnya byk yg rusak.
  • monorail mandek
  • foto billboard foke di mana-mana. Tak sebanding dgn hasil kerjanya
  • foke resmi masuk partai demokrat. Wew berapa ya bang foke bayar upeti masuk partai?
  • banjir udah langganan di jalanan Jakarta. Namun foke berdalih “Jakarta cuman tergenang..”. Ini gelar doktornya pantas diragukan..

Kesimpulan : Leadership dan kemampuan lobby  serta integritas & trasparansi dalam memimpin serta mental sebagai pelayan masyarakat — sangat kuat diperlukan untuk memimpin Jakarta. Dan sudah 3 tahun lebih foke gagal dalam memimpin Jakarta karena lemahnya aspek leadership tadi.

Written by isal

15 Oktober 2010 at 23:14

Jakarta kota paling memalukan karena salah urus

with 3 comments

Setelah tiga tahun resmi merantau dan cari makan di Jakarta, eh ternyata makin hari Jakarta makin panas dan sesek aja. Mirip dengan neraka dunia. Minggu lalu aja pas naek angkot 44 habis ngambas ada dua copet marah-marah sambil ngancem :” Jangan macem2 lu, di Jakarta banyak orang stress..kalau mau bunuh-bunuhan hayuu…”

Wah jakarta jadi makin seyeemm aje…

Mengacu pada tulisan salah satu jurnalis bule Amerika yang pernah ke Jakarta yakni Andre Vltchek di kolom Worldpress dengan judul Jakarta: In Dire Need of Improvement ternyata emang Jakarta ini adalah satu kota terbesar di dunia yang paling tidak ramah, tidak pro lingkungan dan rakyat kecil. Beberapa ulasan dia dan setelah dipiki2 memang benar antara lain:

  1. Jalanan macet karena tidak adanya sarana tranportasi publik massal seperti kereta subway atau monorail yang lewat ke pusat jantung bisnis. Sehingga warga jakarta lebih memilih kendaraan pribadi terutama mobil atau motor untuk sampai ke tempat kerja.
  2. Perencaanan kota yang buruk. Terhampar perkampungan dengan sanitasi yang menyedihkan diantara ratusan gedung pencakar langit yang megah.
  3. Disaat hampir semua kota-kota utama lain di Asia Tenggara menginvestasikan dana besar-besaran untuk transportasi publik, taman kota, taman bermain, trotoar besar, dan lembaga kebudayaan seperti museum, gedung konser, dan pusat pameran, Jakarta tumbuh secara BRUTAL dengan berpihak hanya pada PEMILIK MODAL dan TIDAK PEDULI akan nasib mayoritas penduduknya yang MISKIN. Baca entri selengkapnya »

Written by isal

2 Agustus 2008 at 06:06

%d blogger menyukai ini: