Diary of an IT Guy #AnakBinus

Build Bridges, not Walls. Collaboration Forever!

Posts Tagged ‘cita-cita

Hidup adalah perjalanan

leave a comment »

Written by isal

28 Desember 2013 at 06:02

Ditulis dalam Power

Tagged with , , , , , , , , ,

Pls don’t say: ahh seandainya…

leave a comment »

Alkisah, ada seorang pemuda yang hidup di keluarga yang sederhana. Ia memunyai cita-cita yang tinggi. Suatu saat, ketika masih belia, dia berkata kepada dirinya sendiri, “Suatu saat nanti, aku akan melakukan apa yang menjadi cita-cita dalam hidupku, dan pada saat itu aku akan bahagia.”

Dia senang membayangkan dirinya sudah memiliki sebuah mobil mewah, mengendarainya, dan merasakan kebanggaan yang tidak terhingga karena dia dikagumi dan dibanggakan oleh banyak orang. Maka, walaupun kemiskinan tetap diakrabi dalam kesehariannya, sikapnya menjadi angkuh dan sombong karena dia merasa kelak pasti akan kaya raya seperti yang diangankan.

Ketika ditanya untuk melakukan sesuatu oleh teman-temannya, ia menjawab, “Tunggu saja kawan, nanti akan kulakukan setelah aku menyelesaikan sekolah.”

Setelah berhasil menyelesaikan pendidikan hingga perguruan tinggi, ia kembali berjanji kepada dirinya sendiri dan kepada orangtuanya bahwa ia akan melakukan apa yang diinginkannya nanti, setelah ia mendapatkan pekerjaan pertamanya.

Baca entri selengkapnya »

Written by isal

5 Mei 2008 at 16:03

Ditulis dalam Power

Tagged with , , , , ,

Self Starting : Menjadi Manusia Super Bintang

with one comment

Kita tentunya akan selalu ingat akan peribahasa “gantungkan cita-citamu setinggi langit”. Sebuah peribahasa yang menyatakan akan sangat berharganya ketinggian bintang dan juga menggambarkan kaitan antara kesuksesan atau tercapainya cita-cita dengan istilah bintang. Berbicara tentang bintang berarti berbicara tentang kelas tertentu dalam derajat kemanusiaan. Biasanya bintang menjadi panutan, sorotan banyak orang, sesuatu yang menggambarkan kehebatan, kualitas, kebesaran manusia.

Orang-orang yang terkenal, orang cantik dan ganteng, orang yang menjadi teladan selalu menjadi bintang. Kita mengenal adanya bintang film dalam dunia film, kita mengenal adanya bintang radio dalam dunia radio, kita mengenal adanya bintang lapangan dalam dunia sepakbola, basket dan olah raga lapangan lainnya, kita mengenal adanya bintang pelajar di sekolah. Sampai-sampai orang-orang yang hebat tadi kalaupun jadi tamu dalam acara diberi gelar sebagai bintang tamu.

Dunia telah mencatat Pele sebagai bintang lapangan sepakbola, Michael Jordan sebagai bintang bola basket serta berbagai nama bintang dalam berbagai bidang lainnya.

Pertanyaan yang dulu sering muncul dalam benak saya ketika mengamati bagaimana kehebatan orang-orang yang menjadi bintang adalah apakah mungkin kita dapat menjadi bintang?

Bagi orang-orang yang dilahirkan dengan karunia besar dari Pemilik Kehidupan, dilahirkan dalam keluarga dengan sumber daya yang melimpah, dilahirkan dengan wajah cantik atau ganteng, dilahirkan dengan penuh bakat. Bagi mereka untuk menjadi bintang bukanlah hal yang sulit. Bagi orang-orang yang dilahirkan dengan kemampuan atau sumber daya besar atau oleh penulis sering disebut sebagai “kapasitas takdir” yang besar, tanpa kerja keras, tanpa pengorbanan, tanpa banting tulang, tanpa kesulitan mereka mempunyai peluang besar untuk dapat menjadi bintang.

Lantas bagi kita, bagi orang-orang yang lahir dan hidup dari keluarga dengan sumber daya terbatas dan tidak besar, dapatkah kita menjadi bintang?

Baca entri selengkapnya »

Written by isal

30 November 2006 at 08:28

%d blogger menyukai ini: