Diary of an IT Guy #AnakBinus

Build Bridges, not Walls. Collaboration Forever!

Bersyukur atas karunia Allah dengan melakukan prestasi hidup

with one comment

Apabila ada seseorang yang tiba-tiba memberikan mobil mewah kepada Anda kemudian Anda mengucapkan terima kasih dan memeluk sang pemberi sampai meneteskan air mata , apakah artinya Anda sudah bersyukur? Sebagian Anda menjawab ‘ya’, itu sudah bersyukur.

Pertanyaan lanjutan saya, setelah satu tahun mobil itu tidak pernah Anda gunakan, apakah Anda termasuk orang yang bersyukur? Pasti jawabannya tidak. Begitu pula Allah Swt ., Tuhan Sang Pemberi, telah memberikan kepada kita lebih daripada mobil mewah. Dia memberikan kepada kita penglihatan, pendengaran, hati, ginjal, jantung, paru-paru, kulit yg membungkus tubuh, otak, tangan dan kaki tanpa kita harus membayar. Kita belum bisa dikatakan bersyukur bila pada akhir tahun ini hanya berucap ‘Alhamdulillah’ atas semua karunia dan anugrah yg telah Allah berikan dan kemudian menangis tersedu-sedu.

Kita bisa katakan bersyukur bila kita mampu memanfaatkan semua pemberian Allah itu secara optimal. Prestasi dan unjuk kinerja harus kita torehkan setiap saat. Apabila dlm satu bulan kita menorehkan satu prestasi seharusnya dalam satu tahun kita sudah mampu menunjukkan dua belas prestasi. Kita harus selalu merenung, “Andai Sang Pemberi mencabut nyawa kita dan kemudian bertanya, prestasi terbaik apa yang sudah kita lakukan dengan semua karunia dan anugrah yang telah Dia berikan?”. Maka kita harus mampu menunjukkan berbagai prestasi yang sudah kita lakukan.

Kita harus membuktikan prestasi yang diraih karena kita menggunakan penglihatan, pendengaran, tangan, kaki, otak, dan semua pancaindra kita. Prestasi itu harus seimbang dengan nilai yang telah diberikan Allah kepada kita. Berapa nilai (harga) mata Anda? Pendengaran Anda? Tangan dan kaki Anda? Otak Anda? Nah sekarang pertanyaannya, apa prestasi yang sudah Anda hasilkan sebanding atau paling tidak mendekati harganya?

Written by isal

17 September 2012 pada 00:53

Ditulis dalam Power

Tagged with , , , , , , , , , , ,

Satu Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. […] kasih dan memeluk sang pemberi sampai meneteskan air mata , apakah artinya Anda sudah bersyukur? syukur Tweet(function() { var po = document.createElement('script'); po.type = 'text/javascript'; po.async […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: