Diary of an IT Guy #AnakBinus

Build Bridges, not Walls. Collaboration Forever!

Memeriksa apakah suatu DNS Server open atau tidak

leave a comment »

Di bawah ini adalah beberapa baris singkat contoh printah untuk memeriksa apakah suatu DNS Server bersifat open atau tidak. Maksudnya Open itu bisa dipakai meskipun beda ISP — karena biasayanya ISP mem-firewall DNS serverbnya hanya untuk dipakai oleh user-nya sendiri, tidak untuk yang lain.

Adapun koneksi internet saya adalah IndosatM2 diamond 1:1. Berikut adalah list perintahnya di MS DOS. Teks yang bercetak tebal adalah inputan keyboard saya sebagai user di MS DOS tersebut :

Microsoft Windows XP [Version 5.1.2600]
(C) Copyright 1985-2001 Microsoft Corp.

C:\Documents and Settings\Administrator>nslookup
Default Server: proxy.kantorku.com
Address: 192.168.1.1

> server 8.8.8.8
Default Server: google-public-dns-a.google.com
Address: 8.8.8.8

> set type=mx
> detik.com
Server: google-public-dns-a.google.com
Address: 8.8.8.8

Non-authoritative answer:
detik.com MX preference = 10, mail exchanger = mail3.agrakom.com

> set type=all
> detik.com
Server: google-public-dns-a.google.com
Address: 8.8.8.8

Non-authoritative answer:
detik.com MX preference = 10, mail exchanger = mail3.agrakom.com
detik.com internet address = 203.190.242.69
detik.com internet address = 203.190.241.43
detik.com
primary name server = ns1.detik.net.id
responsible mail addr = sigit-is.ipv6.detik.net.id
serial = 2010080533
refresh = 1200 (20 mins)
retry = 900 (15 mins)
expire = 604800 (7 days)
default TTL = 1800 (30 mins)
detik.com nameserver = ns.detik.net.id
detik.com nameserver = ns1.detik.net.id
detik.com text =

“v=spf1 ip4:203.190.240.0/21 ip6:2402:A000::/32 +a +mx ~all”
> server 202.134.0.62
Default Server: dns1.telkom.net.id
Address: 202.134.0.62

> set type=mx
> detik.com
Server: dns1.telkom.net.id
Address: 202.134.0.62

*** dns1.telkom.net.id can’t find detik.com: Query refused

> server 180.131.145.145
Default Server: [180.131.145.145]
Address: 180.131.145.145

> set type=mx
> detik.com
Server: [180.131.145.145]
Address: 180.131.145.145

Non-authoritative answer:
detik.com MX preference = 10, mail exchanger = mail3.agrakom.com

mail3.agrakom.com internet address = 203.190.241.15
>

Kesimpulan :

  • DNS Server Google [8.8.8.8] dan DNS Server Nawala [180.131.145.145] bersifat open alias bisa dipakai oleh semua pelanggan ISP. Sangat bermanfaat jika gateway/firewall kantor atau warnet menerapkan dual connection untuk fail over. Jadi lebih ISP independent
  • DNS server yang berwarna merah yakni Telkom [202.134.0.62] bersifat tertutup alias difirewall -> ada notifikasi *** dns1.telkom.net.id can’t find detik.com: Query refused . DNS Server ini hanya boleh digunakan oleh khusus pelanggan telkom seperti Speedy, Astinet dan TelkomNet.
  • Alternatif  DNS Server yang bersifat terbuka yang lokasi servernya di Indonesia adalah DNS server milik IDSIRTII yakni odns1.idsirtii.or.id [203.34.118.10] dan odns2.idsirtii.or.id [203.34.118.12]

Written by isal

9 Agustus 2010 pada 14:52

Ditulis dalam Computer Networking

Tagged with , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: