Diary of an IT Guy #AnakBinus

Build Bridges, not Walls. Collaboration Forever!

Memoar Mudik Lebaran 2008 ke Bandung

with one comment

Lebaran sudah berlalu, namun ada beberapa memoar singkat yang ingin saya sampaikan terkait perjalanan mudik jarak dekat dari Jakarta ke Kota kelahiran Bandung tercinta. Diantaranya:

  1. Mudik sekeluarga alhamdulilah masih menggunakan jasa travel. Travel langgganan yg murmer yakni BARAYA travel penuh & un-contactable (terakhir tarifnya Rp.45rb-an), akhirnya mudik pake jasa travel lain yang agak kosong dan jg harganya premium — yakni travel CIPAGANTI. Tarif normal Rp. 70rb. Karena ada lebaran katanya ada TUSLAG  jadi Rp. 85 Rb. Syialan mirah pisann…(gak ngerti maksudnya apa ini TUSLAG, tapi kata bapa sih kalau kata orang sunda TUSLAG=’MAREMA’). Berangkat dari pool Arteri PI.
  2. Nyampe di Bandung langsung ke pool di BTC. Wow traffic padat dan disambut hujan gerimis. Cari taksi cuman ada taksi PRIMKOPAU di depan BTC. Ini taksi kurang ajar pisan diajak narik gak mau pakai argo. Tarifnya se-enak udelnya sendiri. BTC-Tegal Lega Lega menta Rp 45 rb. Wong edan! Ditawar Rp 30rb gak mau. Dah ah cari taksi lainnya akhirnya dapet taksi GEMAH RIMAH (GR). Nah kalau ini pakai Argo dan nyaman pisan cuman Rp 25 rb. Pesan moral: Jangan mau naek TAKSI PRIMKOPAU di Bandung. Jadi teringat dulu taksi LIBERTY di jakarta.
  3. Untung lokasi rumah di bandung selatan, karena menurut temen hari kedua lebaran kawasan utara (Dago, Ledeng dan RE Martadianata) diserbu para pemudik pelancong Jakarta yang secara ‘BRUTAL’  berbelanja di FO & Distro juga tak lupa berwisata kuliner. Hehehe.. kita orang Bandung mah pada nonton aja. Urang Jakarta  kaya2 banyak duit ya??? Meni reseup…
  4. Biasakan lebaran untuk menurkar uang gedean dengan uang pecahan kertas yang lebih kecil. Tak lain dan tak bukan buat angpau ke para bocah, sodara-sodara yang memang kurang beruntung atau dilanda musibah.
  5. Hari sabtu siang pulang balik ke jakarta. Kapok naek travel ah cobain naek kereta Api. Dan ternayta Kereta api ongkosnya lebih murah. Bisnis (Kipas Angin Gelebug) = Rp 25 rb. Eksekutif (Full AC) = Rp. 45 rb. Argo Gede Eksekutif ( Full AC + TV) = Rp 55 rb.  Di perjalanan dapet kabar jalan Tol Cikampek ada tabrakan beruntun dan macet total 26 km. Hehehe untung naek kereta api… Pesan moral : Ah nanti mah keknya sering2 naek kereta api.
  6. Kesimpulannya : Silaturahim akan memperbanyak rejeki, memperpanjang umur dan menghindarkan kita dari musibah.

Written by isal

5 Oktober 2008 pada 00:01

Satu Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. ahhhh kangen Bandung nihhhh…..

    novnov

    9 Oktober 2008 at 12:37


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: