Diary of an IT Guy #AnakBinus

Build Bridges, not Walls. Collaboration Forever!

Membiasakan Lagi Olah Raga pagi

with one comment

Tak terasa badan sudah begitu melar. Emang fakta orang tua jaman baheula kalau seorang laki-laki sudah menikah dia perutnya suka buncit. Dan ternyata sekarang dialami olehku. Yup mungkin ini gara-gara pas pulang kerja langsung makan terus tidurrr…. Dan jarang berolah raga. Akibatnya perut jadi “bucitreuk” alias buncit.

Yah mungkin juga tiap hari ngasuh anak tiap pagi jadi gak bisa sempet olah raga. Berenang sih sudah diusahakan untuk disempet-semptin tiap minggu/sabtu di kolam renang patra daerah simprug. Teknik berenang sudah OK tapi ya itu karena makannya yang berlemak dan minumnya yang mengandung susu jadi ya itu dia perut gak berubah. Celanaku yang dulu sekarang sudah gak cukup lagi so harus jahit baru sepertinya.

Ada kebiasaan baru yang yang menarik dimana untuk makan siang tadinya suka di warung padang belakang belagio, sekarang beralih kembali ke warung tegal (warteg) belakang ambas. Nasinya biasanya gak perlu banyak dan cuku pakai sayur sop, telur dan tempe goreng wah tnyata nikamtnya tak kalah dengan warung padang. Harganya pun jauh lebih murah bisa di bawah 5000 perak. Pernah waktu itu makan ama sayur sop dan peyek udang cuman 3000 perak. Bengong juga neh gak salah mbak-e..

Nah jadi deh sekarang kebiasaan makan di warteg disamping mirip denga makanan rumah, tyt murah juga.

OK take care. Ntar disambung lagi..

Written by isal

3 Agustus 2007 pada 17:29

Ditulis dalam Kesehatan, Obrolan

Satu Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. mari berantas budaya perut buncit dengan budaya olahraga

    dealer pulsa

    15 Desember 2010 at 08:40


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: