Diary of an IT Guy #AnakBinus

Build Bridges, not Walls. Collaboration Forever!

Tips dari Programmer Legendaris

with one comment

Jeremy Allison, programmer legendaris yang terkenal berkat keberhasilannya mengembangkan System Samba yang mampu menghubungkan komputer berbasis Linux dengan komputer Windows menulis blog di situs tuxdeluxe tentang tips bagi programmer muda. Ia berharap pesannya ini dapat bermanfaat bagi programmer yang sedang merintis karir di bidang yang sering dianggap sumber penyakit kepala ini.

Ini terjemahan dari blognya tersebut…


Reputation is important
Saat sekarang tidak ada lagi programmer yang mau bertahan di suatu perusahaan selama bertahun-tahun. Mereka akan berpindah-pindah terus sepanjang karirnya. Tapi untuk dapat berpindah kita harus mampu menunjukkan hasil karya kita. Saya sering menseleksi calon programmer, dan yang paling saya cari adalah apakah dia mempunyai track bagus dalam pembuatan project, dan software/program apa saja yang sudah dihasilkannya.
Untuk bisa melakukan ini sebenarnya Open Source Project adalah cara terbaik, siapa saja bisa bergabung dan unjuk kemampuan, selain itu hasil karya kamu bisa dipublikasikan, sedangkan kalau kamu bekerja untuk software komersil jangan berharap bisa menunjukkan hasil karyamu karena kamu tidak berhak melakukan itu.

Proprietary environments are a trap
Saya pernah bekerja untuk Microsoft dan juga pernah untuk POSIX/UNIX, apa yang saya pelajari dari Windows banyak terbuang sia-sia. Sebagai contoh saya belajar windows saat menggunakan system NETBEUI kemudian mereka merombak total ke NetDDE, lalu OLE, trus OLE2, COM, DCE/RPC, DCOM, dan sekarang Web Services (SOAP dll). Perubahan ini membuat pengalaman saya nggak ada artinya. Sementara ilmu yang saya dapat saat mengerjakan BSD Berkeley semua API, RPC dan segala system yang ada sejak 1980-an masih tetap digunakan. Sehingga saya tinggal menambah sedikit saja pengetahuan tambahan.
Dulu saya tidak tertarik dengan Java, namun setelah Java merilis diri ke jalur Open Source saya yakin dalam 10 tahun kedepan Java akan menjadi sebuah teknologi yang menguasai industri.

If it’s not what you love, don’t do it
Kalau kamu nggak mencintai pemrograman, jangan bermimpi bisa menjadi programmer ulung. Pesan ini kesannya sederhana, tapi dalam pekerjaan saya banyak bertemu orang yang sebenarnya tidak mencintai pemrograman. Mereka hanya bermimpi menjadi The Next Bill Gates. Sebenarnya Gates memiliki naluri bisnis yang luar biasa, dan itu yang menjadikannya kaya.

Taken form NIIT-Indonesia.Com from http://tuxdeluxe.org/node/122

Written by isal

10 Mei 2007 pada 11:36

Ditulis dalam Obrolan

Satu Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. people are stranger

    emurhfkq

    22 Juni 2007 at 08:21


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: